Tegal, Panjikita.id – RSI PKU Muhammadiyah Kabupaten Tegal meraih prestasi gemilang dengan menempati peringkat Juara Harapan 2 dalam ajang PERSI Award 2026 kategori Lomba Inovasi Penyelenggaraan Program Nasional di Rumah Sakit, tingkat Jawa Tengah.
Keberhasilan ini diraih berkat terobosan unggulan yang diberi nama SATU HATI (Sinergi Digital Terintegrasi, Selamatkan Ibu dan Bayi Risiko Tinggi).
Ajang bergengsi yang diselenggarakan Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Wilayah Jawa Tengah ini mempertemukan berbagai inovasi pelayanan dari rumah sakit se-Jawa Tengah.
Di tengah persaingan yang ketat, konsep SATU HATI dinilai dewan juri mampu menjawab tantangan pelayanan kesehatan ibu dan bayi berisiko tinggi melalui kolaborasi terpadu serta pemanfaatan teknologi digital yang optimal.
SATU HATI merupakan sistem informasi kesehatan terintegrasi yang dirancang khusus untuk mempercepat deteksi dini, memperlancar proses rujukan, serta menjamin pemantauan berkelanjutan bagi ibu hamil dan bayi berisiko tinggi di seluruh tingkatan fasilitas kesehatan.
Sistem ini menghubungkan rumah sakit, puskesmas, bidan, dan tenaga kesehatan lainnya dalam satu ekosistem digital, sehingga penanganan pasien dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan tanpa penundaan.
Lahir dari keprihatinan terhadap tingginya angka komplikasi pada ibu dan bayi, inovasi ini menjadi solusi nyata untuk memperkuat kesinambungan pelayanan kesehatan ibu dan anak.
Direktur RSI PKU Muhammadiyah Kabupaten Tegal, dr. Arief Darmawan, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut.
“Penghargaan ini adalah buah dari kerja keras, kolaborasi, dan dedikasi seluruh tim. Kami bersyukur inovasi SATU HATI mendapat apresiasi di tingkat Jawa Tengah. Prestasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi meningkatkan kualitas pelayanan, khususnya bagi ibu dan bayi risiko tinggi,” ujar Arief di Halaman RSI PKU Muhammadiyah Kabupaten Tegal, Sabtu, 22 Agustus 2026.
Lebih lanjut, dr. Arief menegaskan bahwa pencapaian ini bukan sekadar kebanggaan institusi, melainkan wujud kontribusi nyata dalam mendukung program nasional percepatan penurunan angka kematian ibu dan bayi melalui pelayanan yang terintegrasi, responsif, dan berpusat pada keselamatan pasien.
Ke depannya, pihak rumah sakit berkomitmen terus mengembangkan sistem SATU HATI agar dapat menjangkau lebih banyak masyarakat serta memperluas jaringan kerja sama lintas fasilitas kesehatan.
Semangat berinovasi ini diharapkan menjadi budaya organisasi demi mewujudkan pelayanan kesehatan yang unggul, aman, dan berkemajuan.







