MAROS, SULSEL — Panjikita.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pendidikan (KKN-DIK) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar melaksanakan seminar program kerja di Desa Bonto Tallasa, Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui sejumlah program yang menyasar bidang pendidikan, keagamaan, kebersihan lingkungan, sosial, hingga kesehatan keluarga.

Desa Bonto Tallasa merupakan salah satu desa di Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros. Berdasarkan keterangan pemerintah desa, wilayah Bonto Tallasa menjadi salah satu lokasi pengabdian mahasiswa yang memiliki sejumlah potensi untuk dikembangkan melalui kolaborasi antara pemerintah desa, masyarakat, sekolah, dan mahasiswa.
Kepala Desa Bonto Tallasa, Abbas BJ, turut menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan kegiatan mahasiswa KKN di wilayah desa tersebut.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN menjalankan sejumlah program yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat di berbagai wilayah dusun.

Bonto Tallasa Inspire, Perkuat Pendidikan Anak
Salah satu program unggulan yang dijalankan adalah Bonto Tallasa Inspire, yang bergerak pada bidang pendidikan dengan menggabungkan pembelajaran Bahasa Inggris, numerasi dan literasi.
Program tersebut menyasar siswa dari berbagai tingkatan kelas, mulai dari kelas I hingga kelas VI sekolah dasar. Kegiatan dilaksanakan di SD Macinna, SD Bonto Tallasa dan SD Pakkere.
Metode pembelajaran dikemas secara interaktif agar siswa tidak hanya menerima materi secara formal, tetapi juga mendapatkan pengalaman belajar melalui aktivitas yang lebih menyenangkan.

Program Bonto Tallasa Inspire sejalan dengan kegiatan KKN-DIK Unismuh di wilayah Maros yang sebelumnya juga mengembangkan pembelajaran interaktif melalui English Club, literasi dan numerasi di sejumlah sekolah dasar.
Bonto Tallasa Qur’an Cerdik
Selain bidang pendidikan umum, mahasiswa juga menghadirkan program Bonto Tallasa Qur’an Cerdik.
Program tersebut berupa pendampingan Taman Tahfiz Qur’an (TTQ) dan kegiatan keagamaan bagi anak-anak di Desa Bonto Tallasa. Pendampingan dilakukan di sejumlah masjid yang berada di wilayah desa.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan ruang bagi anak-anak untuk memperdalam kemampuan membaca Al-Qur’an sekaligus membangun kebiasaan belajar agama sejak usia dini.
Bonto Tallasa Muzakkir, Gerakan Bersih Lingkungan
Kepedulian terhadap kebersihan lingkungan juga menjadi perhatian mahasiswa KKN melalui program Bonto Tallasa Muzakkir.
Mahasiswa bersama masyarakat melaksanakan kegiatan bersih-bersih di sejumlah titik, termasuk kawasan belakang Masjid Bonto Tallasa dan lingkungan taman kanak-kanak.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan aksi kebersihan dan penanganan sampah di wilayah Bonto Macinna.
Program tersebut diharapkan dapat mendorong kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan secara berkelanjutan, terutama dalam hal kebiasaan membuang dan mengelola sampah.
Semarak Kemerdekaan dan Edukasi Larangan Buang Sampah
Mahasiswa KKN juga turut melaksanakan kegiatan dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia melalui program tujuh belasan yang dilaksanakan pada 21 Agustus 2026.
Selain kegiatan tersebut, mahasiswa juga memasang atau menyiapkan edukasi berupa tiga larangan membuang sampah di tiga titik sebagai bagian dari kampanye menjaga kebersihan lingkungan desa.

Seminar Stunting dan Peran Keluarga
Pada rangkaian kegiatan berikutnya, mahasiswa KKN juga mempersiapkan seminar stunting yang mengangkat tema mengenai peran keluarga terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak.
Kegiatan ini diarahkan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya keluarga, mengenai pentingnya perhatian terhadap pertumbuhan anak sejak usia dini.
Selain seminar, mahasiswa juga berencana menghasilkan produk berbahan daun kelor yang akan dikerjakan secara bersama-sama dengan anak-anak sebagai bagian dari kegiatan pemberdayaan dan edukasi.

Melalui rangkaian program tersebut, mahasiswa KKN-DIK Unismuh tidak hanya hadir untuk menjalankan kegiatan akademik, tetapi juga berupaya membangun kolaborasi dengan pemerintah desa dan masyarakat.
Program pendidikan, keagamaan, kebersihan lingkungan, kegiatan sosial, hingga edukasi kesehatan tersebut diharapkan dapat meninggalkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Bonto Tallasa.

Kehadiran mahasiswa KKN menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan, kepedulian lingkungan, serta perhatian terhadap tumbuh kembang generasi muda di Desa Bonto Tallasa.

Tag:
#KKNUnismuh #UnismuhMakassar #BontoTallasa #Maros #Simbang #KKNDIK #Pendidikan #Literasi #Numerasi #Stunting #Lingkungan #MarosSulsel

 

Sumber: Ardi

Red