Dukuhturi, Kabupaten Tegal, Panjikita.id — Sebanyak 79 warga Desa Dukuhturi memanfaatkan layanan pengobatan gratis yang digelar dalam rangka puncak peringatan HUT ke-14 Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Tegal, Rabu (16/9/2026). Kegiatan berlangsung di Sekretariat PD IWO Desa Dukuhturi Kabupaten Tegal dengan antusiasme warga yang sangat tinggi.
Tiga keluhan kesehatan paling banyak ditemukan dalam pemeriksaan tersebut adalah hipertensi, kolesterol, dan gula darah. Demikian disampaikan dokter yang bertugas, dr. Muhamad Subehi Ruslani.
“Rata-rata darah tinggi, kolesterol, gula juga. Kebanyakan memang pasien sudah menderita penyakit tersebut sejak lama,” ujarnya.
Ia menjelaskan, faktor usia serta gaya hidup khususnya pola makan menjadi penyebab utama tingginya angka penyakit tidak menular tersebut. Sebaliknya, keluhan seperti batuk dan pilek justru jarang ditemukan, padahal kegiatan berlangsung di tengah musim kemarau.
“Penyebabnya salah satunya faktor usia. Kemudian pola hidup, terutama asupan makanan. Kita sudah memahami bahwa pola makan berpengaruh besar terhadap kondisi tersebut,” jelasnya.
Setelah diperiksa, setiap warga langsung menerima resep dan obat secara cuma-cuma dari apotek yang disiapkan di lokasi.
“Saya resep kan langsung, kemudian obatnya dapat diambil seketika di apotek yang tersedia di sini,” sebut dr. Muhamad Subehi Ruslan.
Kegiatan ini terselenggara berkat kolaborasi antara RSI PKU Muhammadiyah Tegal dan Puskesmas Kupu. Pihak rumah sakit mengerahkan satu dokter, satu bidan, satu apoteker, serta tiga tenaga paramedis.
Kepala Bidang Keperawatan RSI PKU Muhammadiyah Tegal, Saliman, memberikan apresiasi kepada IWO atas terselenggaranya kegiatan sosial ini.
“Selamat kepada rekan-rekan IWO atas peringatan harlah nya. Semoga ke depannya semakin berkah dan bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Tegal,” ucapnya.
Saliman menegaskan layanan pengobatan gratis ini bukan program perdana. RSI PKU Muhammadiyah secara rutin menyelenggarakan kegiatan serupa di berbagai wilayah.
Ia menyambut baik rencana penyelenggaraan khitanan massal pada HUT IWO ke-15 mendatang dan menyatakan siap kembali mengirimkan tim medis.
“Semoga kerja sama ini terus berlanjut. Barangkali tahun depan ada program lain, seperti khitanan massal. Pihak kami siap berkolaborasi,” tegasnya.
Dr. Muhamad Subehi Ruslan juga berharap kegiatan sosial ini menjadi agenda berkelanjutan yang digelar setiap tahun, dengan lokasi yang dapat disesuaikan kebutuhan mengingat antusiasme masyarakat yang sangat tinggi.
“Tanggapannya sangat baik dan positif. Kegiatan ini memang perlu diteruskan. Kerja samanya dapat berlanjut setiap tahun, lokasinya disesuaikan pertimbangan panitia,” pungkasnya.







