Tegal, Panjikita.id — DPRD Kabupaten Karanganyar menggelar kunjungan kerja ke Pemerintah Kabupaten Tegal, Rabu (7/10/2026) untuk mempelajari praktik baik pengelolaan infrastruktur, penanganan persampahan, serta pelayanan kesehatan universal.

Pertemuan berlangsung di Ruang Rapat Bupati Tegal, dihadiri Komisi C dan Komisi D DPRD Karanganyar serta perwakilan Pemkab Tegal.

Mewakili Bupati Tegal, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Tegal, Akhmad Uwes Qoroni, menyambut baik pertemuan tersebut.

Ia menjelaskan Kabupaten Tegal memiliki luas 983 km², terdiri atas 18 kecamatan, 281 desa, dan 6 kelurahan, dengan beragam potensi wilayah dari pegunungan hingga pesisir.

Pembangunan infrastruktur tetap menjadi prioritas meskipun ruang fiskal daerah terbatas, sehingga anggaran dialokasikan secara tepat, efisien, dan produktif.

“Sampah di Kabupaten Tegal mencapai hampir 670 ton per hari, sementara yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir baru sekitar 34 persen. Persoalan ini tidak bisa diselesaikan hanya dengan menambah kapasitas TPA, melainkan harus dikelola secara menyeluruh dari hulu hingga hilir: pengurangan, pemilahan, pengolahan, dan peningkatan peran masyarakat serta produsen,” ungkap Uwes.

Selain persampahan, pembahasan juga mencakup strategi pembangunan infrastruktur di tengah efisiensi anggaran dan pelaksanaan program jaminan kesehatan nasional atau Universal Health Coverage (UHC).

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Karanganyar, Darwanto, menyampaikan kunjungan ini didorong kebutuhan mendesak akan solusi atas persoalan serupa yang dihadapi daerahnya.

Kabupaten Karanganyar menghasilkan sekitar 416 ton sampah per hari dengan kapasitas TPA hanya 317 ton.

Cakupan UHC di daerahnya baru mencapai sekitar 95 persen dengan keaktifan 80 persen, dan APBD Perubahan 2026 berkisar Rp2,14 triliun dengan Pendapatan Asli Daerah sekitar Rp522 miliar.

“Kami berharap diskusi ini menghasilkan pertukaran informasi yang konstruktif, sehingga pengalaman Kabupaten Tegal dapat menjadi bahan pembelajaran untuk meningkatkan pelayanan publik di Karanganyar,” ujar Darwanto.

Kunjungan kerja ini diharapkan memperkuat jejaring antarpemerintah daerah dalam mencari solusi bersama atas tantangan pembangunan, pengelolaan lingkungan, dan peningkatan layanan kesehatan bagi masyarakat.