Lebaksiu Tegal, Panjikita.id — Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman memimpin kegiatan Bupati Tilik Desa di Desa Kesuben, Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal, pada Jumat (9/10/2026).
Kunjungan yang dinanti warga selama 15 tahun ini berlangsung di lapangan Desa Kesuben, diiringi penyerahan bantuan alat pertanian serta dialog langsung antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati menyerahkan secara simbolis bantuan alat dan mesin pertanian berupa pompa air kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) se-Kecamatan Lebaksiu.
Bantuan bersumber dari Kementerian Pertanian melalui usulan Pemerintah Kabupaten Tegal guna mengatasi keterbatasan pengairan di tengah musim kemarau.
Sebanyak 23 Gapoktan menerima bantuan tersebut, di mana 9 unit diserahkan langsung, sedangkan sisanya akan disalurkan secara bertahap.
“Pemerintah pusat, provinsi, dan daerah saat ini memberikan perhatian penuh terhadap sektor pertanian demi mewujudkan swasembada pangan,” ujar Ischak.
Kegiatan ini juga membuka ruang dialog interaktif yang dihadiri seluruh perangkat daerah.
Warga dapat menyampaikan usulan terkait pembangunan infrastruktur, pelayanan kesehatan, bantuan sosial, jaminan kesehatan BPJS, hingga dukungan pertanian. Camat dan Kepala Desa akan memandu diskusi agar setiap aspirasi tercatat dan ditindaklanjuti.
Bupati juga memperkenalkan dua program unggulan Pemerintah Kabupaten Tegal:
BPJS Gratis: Memberikan akses pengobatan gratis, diprioritaskan bagi masyarakat kurang mampu.
Satu Desa Satu Sarjana: Program kuliah gratis untuk mencetak lulusan perguruan tinggi dari setiap desa di Kabupaten Tegal.
Sementara itu, Kepala Desa Kesuben, Arif Maskur, menyambut antusias kunjungan tersebut.
“Warga merasa senang sekali, karena sudah 15 tahun baru hari ini Desa Kesuben dikunjungi lagi oleh Bupati Tegal,” ungkapnya.
Arif berharap keluh kesah warga terkait infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan penanganan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dapat segera ditindaklanjuti.
Ia juga menyampaikan kebutuhan mendesak berupa penambahan armada pengangkut sampah yang kondisinya saat ini sudah rusak dan belum memadai.
Visi ‘Tegal Luih Apik’ tidak akan terwujud tanpa kolaborasi antara pemerintah kabupaten dan desa. Pemerintah Kabupaten harus bersikap adil dalam pembangunan, barulah cita-cita tersebut dapat tercapai,” tegas Arif.
Melalui agenda Bupati Tilik Desa, Pemerintah Kabupaten Tegal berkomitmen menjaga kedekatan dengan masyarakat, memastikan setiap usulan didengar, dan pelayanan publik berjalan semakin optimal.







