Slawi Tegal, Panjikita.id – Festival Keris Nusantara Tegal Arum dengan tema “Pesona Keris Gagrak Tegal” resmi dibuka di Gedung Rakyat, Jalan Dr. Sutomo, Slawi, Kabupaten Tegal, Jumat (4/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan sekaligus melestarikan keris sebagai warisan budaya Nusantara.
Pembukaan festival dihadiri Wakil Bupati Tegal H. Kholid, Kapolsek Slawi AKP Rushendro Cipto Harjono, S.H., perwakilan Koramil Slawi, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tegal, Forkopimcam Slawi, serta panitia Festival Keris Nusantara Tegal Arum.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan dari panitia, Wakil Bupati Tegal, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tegal. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembukaan Festival Keris Nusantara Tegal Arum dan doa bersama.
Kehadiran Polri dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap berbagai agenda masyarakat sekaligus memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Kapolsek Slawi AKP Rushendro Cipto Harjono, S.H. mengatakan, pelestarian budaya membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk dukungan dalam menciptakan suasana yang aman sehingga masyarakat dapat mengikuti kegiatan dengan nyaman.
“Kami mendukung kegiatan masyarakat yang memiliki nilai positif, termasuk pelestarian budaya seperti Festival Keris Nusantara ini. Polri hadir untuk memastikan kegiatan berlangsung aman, tertib, dan masyarakat dapat menikmati seluruh rangkaian acara dengan nyaman,” ujar AKP Rushendro Cipto Harjono, S.H.
Menurutnya, kegiatan budaya juga memiliki nilai edukasi bagi generasi muda agar semakin mengenal dan menghargai warisan budaya daerah.
“Keris bukan sekadar benda budaya, tetapi bagian dari sejarah dan identitas bangsa. Kegiatan seperti ini menjadi ruang edukasi agar generasi muda mengenal, menghargai, dan ikut menjaga warisan budaya yang ada,” tambahnya.







