Tegal, Panjikita.id — Sebanyak 64 tim dengan total 128 peserta meramaikan Open Tournament Domino 101 Piala Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang digelar di ruang Indoor Makodim 0712/Tegal, Minggu, 27 September 2026.
Kegiatan sekaligus menjadi bagian dari rangkaian upaya pemecahan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).
Turnamen ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 TNI, serta bertujuan mempererat kebersamaan dan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat.
Ketua Panitia sekaligus Ketua Pengurus Cabang Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) Tegal, Hendra Zen Alhadad, menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti 64 tim yang beranggotakan dua orang per tim.
Acara pembukaan dipimpin langsung oleh Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, turut didampingi Kepala Kejaksaan Negeri Kota Tegal, Ardian.
Sementara itu, sambutan Komandan Kodim 0712/Tegal Letnan Kolonel Inf. Rachmat Ferdiantono dibacakan oleh Kasdim 0712/Tegal, Mayor CPM Abdul Khamim.
Dalam sambutannya, Komandan Kodim menyatakan peringatan HUT ke-81 TNI tidak hanya berupa seremonial, melainkan diisi kegiatan yang menyatukan masyarakat melalui olahraga, seni, budaya, dan kegiatan sosial.
“Kehadiran Bapak, Ibu, dan Saudara sekalian merupakan bentuk dukungan nyata terhadap kegiatan positif yang mempererat persatuan, kebersamaan, serta sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.
Olahraga domino kini berkembang menjadi cabang olahraga yang memiliki aturan, strategi, dan sistem kompetisi yang terstruktur melalui ORADO.
Dandim berharap turnamen ini melahirkan atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kota Tegal di kancah yang lebih luas.
Para peserta diingatkan untuk menjunjung tinggi sportivitas, mematuhi peraturan, menghormati keputusan wasit, serta menghargai pasangan dan lawan.
“Menang dan kalah adalah hal yang biasa. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana kita mematuhi peraturan, menghormati keputusan wasit, menghargai pasangan maupun lawan, serta menjaga suasana kompetisi tetap aman, tertib, dan penuh persaudaraan,” tegasnya.
Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Tegal, Pemerintah Kabupaten Tegal, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, ORADO, para sponsor, relawan, dan seluruh pihak yang terlibat.
Diperkirakan turnamen berlangsung aman, tertib, dan lancar sekaligus menjadi tonggak kemajuan olahraga domino di Kota Tegal.
— Sebanyak 64 tim dengan total 128 peserta meramaikan Open Tournament Domino 101 Piala Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang digelar di ruang Indoor Makodim 0712/Tegal, Minggu, 27 September 2026.
Kegiatan sekaligus menjadi bagian dari rangkaian upaya pemecahan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).
Turnamen ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 TNI, serta bertujuan mempererat kebersamaan dan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat.
Ketua Panitia sekaligus Ketua Pengurus Cabang Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) Tegal, Hendra Zen Alhadad, menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti 64 tim yang beranggotakan dua orang per tim.
Acara pembukaan dipimpin langsung oleh Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, turut didampingi Kepala Kejaksaan Negeri Kota Tegal, Ardian.
Sementara itu, sambutan Komandan Kodim 0712/Tegal Letnan Kolonel Inf. Rachmat Ferdiantono dibacakan oleh Kasdim 0712/Tegal, Mayor CPM Abdul Khamim.
Dalam sambutannya, Komandan Kodim menyatakan peringatan HUT ke-81 TNI tidak hanya berupa seremonial, melainkan diisi kegiatan yang menyatukan masyarakat melalui olahraga, seni, budaya, dan kegiatan sosial.
“Kehadiran Bapak, Ibu, dan Saudara sekalian merupakan bentuk dukungan nyata terhadap kegiatan positif yang mempererat persatuan, kebersamaan, serta sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.
Olahraga domino kini berkembang menjadi cabang olahraga yang memiliki aturan, strategi, dan sistem kompetisi yang terstruktur melalui ORADO.
Dandim berharap turnamen ini melahirkan atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kota Tegal di kancah yang lebih luas.
Para peserta diingatkan untuk menjunjung tinggi sportivitas, mematuhi peraturan, menghormati keputusan wasit, serta menghargai pasangan dan lawan.
“Menang dan kalah adalah hal yang biasa. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana kita mematuhi peraturan, menghormati keputusan wasit, menghargai pasangan maupun lawan, serta menjaga suasana kompetisi tetap aman, tertib, dan penuh persaudaraan,” tegasnya.
Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Tegal, Pemerintah Kabupaten Tegal, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, ORADO, para sponsor, relawan, dan seluruh pihak yang terlibat.
Diperkirakan turnamen berlangsung aman, tertib, dan lancar sekaligus menjadi tonggak kemajuan olahraga domino di Kota Tegal.
— Sebanyak 64 tim dengan total 128 peserta meramaikan Open Tournament Domino 101 Piala Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang digelar di ruang Indoor Makodim 0712/Tegal, Minggu, 27 September 2026.
Kegiatan sekaligus menjadi bagian dari rangkaian upaya pemecahan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).
Turnamen ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 TNI, serta bertujuan mempererat kebersamaan dan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat.
Ketua Panitia sekaligus Ketua Pengurus Cabang Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) Tegal, Hendra Zen Alhadad, menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti 64 tim yang beranggotakan dua orang per tim.
Acara pembukaan dipimpin langsung oleh Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, turut didampingi Kepala Kejaksaan Negeri Kota Tegal, Ardian.
Sementara itu, sambutan Komandan Kodim 0712/Tegal Letnan Kolonel Inf. Rachmat Ferdiantono dibacakan oleh Kasdim 0712/Tegal, Mayor CPM Abdul Khamim.
Dalam sambutannya, Komandan Kodim menyatakan peringatan HUT ke-81 TNI tidak hanya berupa seremonial, melainkan diisi kegiatan yang menyatukan masyarakat melalui olahraga, seni, budaya, dan kegiatan sosial.
“Kehadiran Bapak, Ibu, dan Saudara sekalian merupakan bentuk dukungan nyata terhadap kegiatan positif yang mempererat persatuan, kebersamaan, serta sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.
Olahraga domino kini berkembang menjadi cabang olahraga yang memiliki aturan, strategi, dan sistem kompetisi yang terstruktur melalui ORADO.
Dandim berharap turnamen ini melahirkan atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kota Tegal di kancah yang lebih luas.
Para peserta diingatkan untuk menjunjung tinggi sportivitas, mematuhi peraturan, menghormati keputusan wasit, serta menghargai pasangan dan lawan.
“Menang dan kalah adalah hal yang biasa. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana kita mematuhi peraturan, menghormati keputusan wasit, menghargai pasangan maupun lawan, serta menjaga suasana kompetisi tetap aman, tertib, dan penuh persaudaraan,” tegasnya.
Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Tegal, Pemerintah Kabupaten Tegal, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, ORADO, para sponsor, relawan, dan seluruh pihak yang terlibat.
Diperkirakan turnamen berlangsung aman, tertib, dan lancar sekaligus menjadi tonggak kemajuan olahraga domino di Kota Tegal.
— Sebanyak 64 tim dengan total 128 peserta meramaikan Open Tournament Domino 101 Piala Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang digelar di ruang Indoor Makodim 0712/Tegal, Minggu, 27 September 2026.
Kegiatan sekaligus menjadi bagian dari rangkaian upaya pemecahan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).
Turnamen ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 TNI, serta bertujuan mempererat kebersamaan dan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat.
Ketua Panitia sekaligus Ketua Pengurus Cabang Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) Tegal, Hendra Zen Alhadad, menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti 64 tim yang beranggotakan dua orang per tim.
Acara pembukaan dipimpin langsung oleh Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, turut didampingi Kepala Kejaksaan Negeri Kota Tegal, Ardian.
Sementara itu, sambutan Komandan Kodim 0712/Tegal Letnan Kolonel Inf. Rachmat Ferdiantono dibacakan oleh Kasdim 0712/Tegal, Mayor CPM Abdul Khamim.
Dalam sambutannya, Komandan Kodim menyatakan peringatan HUT ke-81 TNI tidak hanya berupa seremonial, melainkan diisi kegiatan yang menyatukan masyarakat melalui olahraga, seni, budaya, dan kegiatan sosial.
“Kehadiran Bapak, Ibu, dan Saudara sekalian merupakan bentuk dukungan nyata terhadap kegiatan positif yang mempererat persatuan, kebersamaan, serta sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.
Olahraga domino kini berkembang menjadi cabang olahraga yang memiliki aturan, strategi, dan sistem kompetisi yang terstruktur melalui ORADO.
Dandim berharap turnamen ini melahirkan atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kota Tegal di kancah yang lebih luas.
Para peserta diingatkan untuk menjunjung tinggi sportivitas, mematuhi peraturan, menghormati keputusan wasit, serta menghargai pasangan dan lawan.
“Menang dan kalah adalah hal yang biasa. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana kita mematuhi peraturan, menghormati keputusan wasit, menghargai pasangan maupun lawan, serta menjaga suasana kompetisi tetap aman, tertib, dan penuh persaudaraan,” tegasnya.
Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Tegal, Pemerintah Kabupaten Tegal, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, ORADO, para sponsor, relawan, dan seluruh pihak yang terlibat.
Diperkirakan turnamen berlangsung aman, tertib, dan lancar sekaligus menjadi tonggak kemajuan olahraga domino di Kota Tegal.
— Sebanyak 64 tim dengan total 128 peserta meramaikan Open Tournament Domino 101 Piala Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang digelar di ruang Indoor Makodim 0712/Tegal, Minggu, 27 September 2026.
Kegiatan sekaligus menjadi bagian dari rangkaian upaya pemecahan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).
Turnamen ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 TNI, serta bertujuan mempererat kebersamaan dan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat.
Ketua Panitia sekaligus Ketua Pengurus Cabang Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) Tegal, Hendra Zen Alhadad, menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti 64 tim yang beranggotakan dua orang per tim.
Acara pembukaan dipimpin langsung oleh Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, turut didampingi Kepala Kejaksaan Negeri Kota Tegal, Ardian.
Sementara itu, sambutan Komandan Kodim 0712/Tegal Letnan Kolonel Inf. Rachmat Ferdiantono dibacakan oleh Kasdim 0712/Tegal, Mayor CPM Abdul Khamim.
Dalam sambutannya, Komandan Kodim menyatakan peringatan HUT ke-81 TNI tidak hanya berupa seremonial, melainkan diisi kegiatan yang menyatukan masyarakat melalui olahraga, seni, budaya, dan kegiatan sosial.
“Kehadiran Bapak, Ibu, dan Saudara sekalian merupakan bentuk dukungan nyata terhadap kegiatan positif yang mempererat persatuan, kebersamaan, serta sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.
Olahraga domino kini berkembang menjadi cabang olahraga yang memiliki aturan, strategi, dan sistem kompetisi yang terstruktur melalui ORADO.
Dandim berharap turnamen ini melahirkan atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kota Tegal di kancah yang lebih luas.
Para peserta diingatkan untuk menjunjung tinggi sportivitas, mematuhi peraturan, menghormati keputusan wasit, serta menghargai pasangan dan lawan.
“Menang dan kalah adalah hal yang biasa. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana kita mematuhi peraturan, menghormati keputusan wasit, menghargai pasangan maupun lawan, serta menjaga suasana kompetisi tetap aman, tertib, dan penuh persaudaraan,” tegasnya.
Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Tegal, Pemerintah Kabupaten Tegal, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, ORADO, para sponsor, relawan, dan seluruh pihak yang terlibat.
Diperkirakan turnamen berlangsung aman, tertib, dan lancar sekaligus menjadi tonggak kemajuan olahraga domino di Kota Tegal.







